Wikipedia

Hasil penelusuran

Kamis, 22 Mei 2014

tata cara belajar bahasa jepang



Hiragana
yg ini hiragana dakuon.
diambil dari huruf hiragana jg, cara baca hurufnya jg berubah. Misal, 'ka' pd hiragana jika ditambah ten-ten (tanda seperti ["] disebelah huruf) berubah menjadi 'ga'
tanda man-ten (seperti tanda [°] disamping huruf) hanya digunakan pada barisan huruf 'ha'
Misal, huruf 'ha' ditambah ten-ten ["] dibaca 'ba'
Sedangkan huruf 'ha' ditambah man-ten [°] dibaca 'pa'
sekarang huruf KATAKANA, digunakan utk penulisan :
1. Kata2 dari khasanah bahasa di luar b.jepang. Misalnya batik, wayang, Taj Mahal, dll
2. Kata2 serapan yg diambil dr bahasa di luar b.jepang. Misalnya, miruku, biiru, dan konpyuuta (diserap dr b.inggris milk, beer, dan computer)
3. Nama2 orang di luar nama orang Jepang. Contoh, Ahmad, Lee, Katty, Obama, dll.
4. Nama2 negara di luar Jepang, kecuali Cina & Korea. Misal Indonesia, Kanada, Rusia, dll.
ini katakana yg pake ten-ten sm man-ten atau apalah namanya..
cara penggunaany jg sama dgn hiragana
*note = lihat ketentuan penggunaan katakana di posting sebelumnya
tabel hiragana sama katakana + ten-ten & man-ten  




1. S + wa + P + desu

Subjek (S) dapat berupa kata benda, nama orang, kata ganti orang, kata tunjuk, dsb.
Predikat (P) bisa nama orang, kata benda, kata sifat, profesi, dsb.

Partikel wa sebenarnya tidak bermakna (mirip dgn "is, am, dan are dlm b.inggris).
partikel wa dlm hiragana ditulis dgn menggunakan huruf ha.

Desu jg tdk memiliki arti, hanya sbg penutup sebuah kalimat positif yg predikatnya berupa kata benda atau kata sifat.
Utk kalimat yg predikatnya kata kerja, diakhiri dgn -masu.
Desu dan -masu apabila dibaca akan menjadi Des dan -mas (huruf u tdk dibaca)
Contoh kalimat berpola S + wa + P + desu =

a. Watashi wa Miyu desu [Saya Miyu]

b. Juri-san wa daigakusei desu [Juri seorang mahasiswa]

Coba kalian beri contoh kalimat dgn pola ini di komentar 
semoga bermanfaat